lalintas.com

‘Indonesia: Road to Safety’ Gerakan Bersama Untuk Menurunkan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Lalintas bersama United in Diversity (UID) meluncurkan inisiatif bersama untuk mencegah lebih banyak jatuhnya korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia

Lalintas, sebuah platform khusus di bidang kampanye keselamatan jalan raya, bekerjasama dengan organisasi non-profit United in Diversity (UID) dan sejumlah pemerhati keselamatan lalu-lintas membentuk sebuah gerakan bersama dalam upaya menekan jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia.

“Keselamatan di jalan raya menjadi tanggung jawab kita semua, bukan hanya pemerintah. Sudah saatnya isu keselamatan lalu lintas mendapatkan perhatian yang lebih serius dari kita semua karena angka kecelakaan lalu lintas per tahunnya masih relatif cukup tinggi, dimana angka kematian dari kecelakaan lalu lintas mencapai 2 hingga 3 jiwa per jam di Indonesia,” kata Chaerany Putri, Co-Founder Lalintas, pada saat peluncuran inisiatif ‘Indonesia: Road to Safety’ hari ini (21/9/2018) di Jakarta.

Putri menambahkan: “Upaya penurunan angka kecelakan lalu lintas memerlukan aksi nyata yang berkelanjutan dan secara bersama-sama. Tanpa aksi nyata dan gerakan bersama, kecelakaan lalu lintas diprediksi dapat menjadi penyebab kematian ke-7 tertinggi di dunia pada tahun 2030.”

‘Indonesia: Road to Safety’ merupakan sebuah bentuk dukungan atas kampanye yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui World Health Organization (WHO), yakni Dekade Aksi Keselamatan Jalan 2011-2020. Tujuan dari kampanye ini adalah untuk mengurangi angka kematian akibat kecelakaan sebanyak 50% pada tahun 2020. Pada saat ini, setiap tahunnya tercatat sekitar 26.000-29.000 jiwa tewas karena kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Jika mengacu pada Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan, Indonesia memiliki target untuk mengurangi korban meninggal hingga 14.000-15.000 jiwa pada 2020.

“Oleh karena itu, Lalintas bersama United in Diversity membantu pemerintah mencapai target ini lewat gerakan bersama, ‘Indonesia: Road to Safety’. Melalui gerakan ini, kami akan membangun kesadaran untuk mengubah mindset kita bersama dalam berkendara yang aman dan nyaman. Hal ini akan dilakukan dengan pendekatan yang kreatif, tidak hanya dengan metode sosialisasi namun juga dengan pendekatan permainan-permainan sosial (social games) yang menggugah, khususnya bagi para remaja,” ungkap Putri.

“Tujuan utama dari United in Diversity adalah memimpin, mengakselerasi dan memfasilitasi upaya-upaya untuk mewujudkan target dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Kami akan menjadikan ‘Indonesia: Road to Safety’ sebagai platform kolaborasi yang bisa menjadi penghubung dan jejaring bagi para pemilik kepentingan untuk dapat bersama-sama membangun kesadaran dan melakukan aksi nyata dalam menanggapi keselamatan di jalan raya,” kata Cokorda Istri Dewi, Executive Vice President United in Diversity, yang turut hadir dalam acara ini.

Indonesia sendiri termasuk dalam sepuluh besar negara dunia dengan tingkat kecelakaan lalu lintas tertinggi. Angka ini lebih tinggi daripada kematian yang disebabkan hal lain, misalnya penyakit. Lima daerah di Indonesia dengan kecelakaan lalu lintas tertinggi adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara. Hingga Februari 2018, penyebab kematian tertinggi untuk usia remaja adalah kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan lalu lintas dapat berujung pada kemiskinan sistemik jika korban adalah tulang punggung keluarga. Kecelakaan lalu lintas berdampak luas pada persoalan ekonomi nasional. WHO memperkirakan bahwa kerugian negara karena kecelakaan di jalan raya bisa mencapai 3% dari total Produk Domestik Bruto. Dalam laporan tahunannya, Badan Pusat Statistik menyatakan bahwa kerugian negara pada tahun 2016 karena kecelakaan di jalan raya adalah hampir mendekati Rp 227 miliar.

“Melalui ‘Indonesia: Road to Safety’, Lalintas dan UID mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjaga keselamatan kita dan orang-orang di sekitar kita. Kami yakin jika masyarakat mendapatkan sosialiasi dan akses informasi yang baik, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas pasti dapat ditekan,” tutup Putri.

Tulis Tanggapan
    Similar News
    Hujan biangnya macet?
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    05 December 2019
    Fokus menyebabkan kecelakaan!
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    03 December 2019
    Tips mengemudi yang aman dan benar disaat mudik.
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    29 May 2019