lalintas.com

Hujan biangnya macet?

Musim hujan sudah tiba dan sudah pasti kemacetan dijalan menjadi hal yang tidak dapat terhindari. Kemacetan saat hujan yang turun tentunya diakibatkan oleh pengemudi yang menolak untuk menyesuaikan perilaku berkendara yang aman dan tertib saat sedang hujan. Akibatnya kecelakaan kerap terjadi dan menimbulkan kemacetan yang panjang, ditambah banyaknya pengendara roda dua yang parkir sembarangan dan menumpuk memadati area untuk berteduh tanpa memikirkan ruas jalan yang makin sempit.

Lintasan yang licin membuat traksi ban terhadap lintasan berkurang hingga menyebabkan ban mudah mengalami selip, sehingga kecelakaan kerap terjadi akibat kendaraan yang sulit dikendalikan. Pengemudi tidak memahami bahwa jarak berhenti akan semakin panjang bila jalanan menjadi licin akibat hujan dan roda kendaraan cenderung mengalami selip saat melakukan pengereman mendadak atau bisa juga karena laju kendaraan yang terlalu cepat. Faktanya jarak berhenti kendaraan 50% lebih jauh pada lintasan yang licin dibandingkan dengan lintasan kering, sayangnya masih banyak pengendara yang tidak menerapkan perilaku menjaga jarak aman antar kendaraan meskipun pada kondisi hujan.

Saat hujan turun pandangan pengemudi akan menurun dikarenakan curah hujan yang dapat menerpa kaca helm atau kaca depan mobil. Ditambah kaca spion menjadi buram sehingga Blind-spot atau area pandangan terhalang pengemudi semakin besar, artinya banyak objek di area sekitar kendaraan yang semakin tidak terlihat. Parahnya banyak pengemudi kendaraan roda dua atau mobil bahkan sampai kendaraan besar yang menolak untuk selalu memastikan kemanan area disekeliling kendaraan yang mereka kemudikan. Hal ini tentunya meningkatkan jumlah kecelakaan.

 

Pengendara roda dua yang kurang memiliki persiapan untuk membawa jas hujan sering sekali berbondong dan semena-mena berteduh dan memarkir kendaraan mereka pada area dilarang berhenti dan mengakibatkan ruas jalan menjadi sempit. Menolak untuk peduli akan kemacetan hingga berkilo meter panjangnya yang disebabkan oleh sempitnya ruas jalanan.

 

Perilaku berkendara yang aman, tertib dan berempati merupakan kunci sukses dalam berkendara. Ditambah Persiapan yang matang selalu membawa jas hujan, perencanaan yang matang dalam memilih rute perjalanan, dan juga memastikan kendaraan layak pakai merupakan perilaku dalam berkendara yang harus diterapkan pada kondisi hujan agar dapat terhindar dari kecelakaan serta mengurangi kemacetan. Intinya hujan bukan alasan kemacetan terjadi, namun perilaku berkendara yang tidak sesuai adalah penyebab utama kemacetan dan kecelakaan. Berkendaralah dengan memikirkan keselamatan dan kenyaman orang lain, karena jalanan adalah milik umum.

 

Tulis Tanggapan
    Similar News
    Fokus menyebabkan kecelakaan!
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    03 December 2019
    Tips mengemudi yang aman dan benar disaat mudik.
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    29 May 2019
    Menjaga performa berkendara selama bulan puasa
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    08 May 2019