lalintas.com

Fokus menyebabkan kecelakaan!

Fokus menyebabkan kecelakaan!

Mengemudi merupakan aktifitas multitasking, dimana semua anggota tubuh saling berkordinasi untuk dapat mengoperasikan kendaraan dengan benar dan aman. Mulai pikiran dan mata melihat segala objek berbahaya dan kuping untuk mendengar suara saat berkendara. Kedua tangan dan kakipun memiliki tanggung jawab dalam mengoperasikan kendaraan.

Perilaku manusia merupakan faktor utama penyebab kecelakaan di jalan raya, pahami bahwa jalan raya merupakan sarana umum dimana terdapat berbagai manusia dengan perilaku yang bermacam-macam. Mulai dari kelelahan, stress karena masalah pekerjaan hingga rumah tangga, bahka ada manusia yang berada dalam pengaruh alcohol atau obat resep sehingga tidak sepenuhnya sadar akan bahaya dijalan raya. Ditambah banyaknya jumlah pengumudi yang tidak kompeten dalam mengemudi namun berada dijalan raya dan berkendara secara ugal-ugalan. Potensi bahaya yang begitu banyak dan sangat sulit diantisipasi sudah pasti meningkatkan kemungkinan anda mengalami kecelakaan.

Fokus pengemudi menjadi salah satu faktor utama yang dapat mengurangi tingkat risiko kecelakaan di jalan. Seorang pengemudi yang fokus tidak akan meremehkan potensi bahaya yang ada, dan selalu berusaha untuk berhati-hati dengan menjaga perilaku berkendara yang aman, tertib dan berempati. Sedangkan faktanya tidak jarang kita jumpai pengendara yang tidak fokus dalam berkendara, seperti:

1. Menggunakan ponsel

2. Lelah / letih

3. Tidak menjaga jarak aman

4. Mengalihkan pandangannya dari aktifitas mengemudi

5. Menggunakan obat resep yang dapat mempengaruhi fokus

 

Contoh diatas merupakan perilaku berkendara yang sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kecelakaan fatal. Kecelakaan merupakan sesuatu kejadian yang tidak diinginkan dan dapat menimbulkan kerugian. Namun, sebenarnya dapat dicegah akan tetapi banyak manusia dijalan raya yang tidak paham akan tingginya risiko kecelakaan di jalan raya. Mengalihkan pandangan selama 1 detik saat berkendara pada laju kecelapat 50km/jam sama saja dengan mengemudi dengan mata tertutup hingga 21 meter.

Pastikan kondisi tubuh anda saat berkendara dalam keadaan fit dan pikiran anda fokus dalam aktifitas berkendara saja. Hilangkan distraksi dalam berkendara, jaga jarak antar kendaraan, dan selalu cek kondisi kendaraan dalam keadaan layak. Pikirkan konsekwensi dari kecelakaan agar senantiasa tidak meremehkan segala potensi bahaya yang ada

 

 

 

 

Tulis Tanggapan
    Similar News
    Hujan biangnya macet?
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    05 December 2019
    Tips mengemudi yang aman dan benar disaat mudik.
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    29 May 2019
    Menjaga performa berkendara selama bulan puasa
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    08 May 2019