lalintas.com

Apa itu Distracted Driving?

Distracted driving adalah sebuah aktivitas atau kegiatan yang dapat mengalihkan dan mengganggu perhatian kamu saat sedang menyetir. Hal ini bahaya lho, karena selain bisa meningkatkan resiko kecelakaan yang sangat besar, juga cukup membahayakan pengendara lainnya. Tidak sedikit peristiwa kecelakaan yang berdampak buruk karena Distracted Driving ini.

Hasil penelusuran tim Lalintas.com, dibawah ini beberapa hal yang mengakibatkan terjadinya Distracted Driving. Jadi, kalau kamu mau aman saat berkendara, jangan coba-coba untuk melakukan hal-hal dibawah ini ya!

 

Menggunakan handphone

Kecanggihan teknologi handphone cukup memberikan kemudahan bagi kita dalam beraktivitas sehari-hari. Banyak hal yang dapat dilakukan melalui handphone. Mulai dari melakukan panggilan, mengirimkan pesan singkat, bersosial media, menggunakan GPS, dan  aktivitas lainnya.

Tapi, tahukah kamu ?

71% dari pengemudi pemula mengaku menggunakan handphone saat menyetir.

Tentu saja ini sangat berbahaya. Sebaiknya, gunakan loud speaker atau earphone  apabila ingin menjawab panggilan. Kalau perlu atur silent mode di hp kamu saat sedang berkendara, jadi kamu bisa fokus menyetir tanpa gangguan.

 

Terlalu banyak penumpang

Masing-masing kendaraan punya standar kapasitas penumpangnya masing-masing. Nah, banyak penumpang di dalam satu mobil ini juga bisa menjadi gangguan yang cukup besar untuk si pengemudi. Belum lagi secara tehnis, penumpang yang terlalu banyak juga dapat berpengaruh terhadap laju putaran roda mobil. Untuk itu, pastikan jumlah penumpang di mobil kamu sesuai dengan kapasitasnya.

 

Mengebut

Berkendara dengan kecepatan yang melebihi batas sangat tidak baik. Ingat, kecelakaan itu tidak hanya membahayakan si pengendara saja, tetapi juga bisa membahayakan pengendara lain. Terkait kebiasaan mengebut ini, hampir seluruh kecelakaan yang ditimbulkan berdampak membahayakan orang lain di sekitar. Tidak sedikit pula yang berakhir kepada kematian. Pastikan kecepatan kamu sesuai dengan peraturan yang ada.

Ingat, biar lambat asal selamat sampai tujuan.

 

Jangan menyetir sehabis minum alkohol

Don’t Drink and Drive!

Pesan tersebut sangat tegas dan sarat makna. Kita ketahui bersama, menyetir dalam kondisi mabuk itu sangat mengganggu konsentrasi. Tidak sedikit kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang mabuk.

Untuk itu, jika terpaksa harus minum, lebih baik minta teman kamu yang tidak minum alkohol untuk menyetir. Gunakan transportasi umum, atau jangan minum alkohol sama sekali jika kamu memang harus menyetir.

 

Gangguan

Gangguan yang dimaksud saat menyetir ini sering sekali dilakukan, antara lain : makan, mabuk, mengobrol dengan penumpang, membaca, main hp, dan mendengar musik dengan earphone  atau dengan volum yang kencang.Nah, untuk yang satu ini juga sangat penting, dan cukup membahayakan jika diabaikan.

Microsleep adalah saat-saat dimana Anda tertidur dalam beberapa detik tanpa disengaja karena kondisi mengantuk yang menyerang saat sedang menyetir. Belakangan angka kecelakaan yang disebabkan oleh Microsleep ini juga tidak sedikit.

Bagi Anda yang sedang menyetir, kemudian rasa kantuk menyerang Anda, sebaiknya segera menepi dan parkirkan mobil Anda. Jangan dipaksakan terus Anda menyetir. Istirahatkan tubuh dan mata Anda sejenak, sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Tulis Tanggapan
    Similar News
    Hujan biangnya macet?
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    05 December 2019
    Fokus menyebabkan kecelakaan!
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    03 December 2019
    Tips mengemudi yang aman dan benar disaat mudik.
    lalintas.com
    0
    lalintas.com
    29 May 2019